Demikian disarankan aktivis dan intelektual dari Lingkar Studi Perjuangan (LSP) Gede Sandra.
Agar beliau dapat pemandangan yang lebih jernih tentang kesiapan masyarakat kita (menghadapi kenaikan harga BBM),†ujar Gede Sandra.
Gede Sandra mengatakan, tuduhan Sofyan Djalil bahwa yang menolak kenaikan harga BBM adalah bagian dari mafia juga sangat absurd. Perjuangan rakyat Indonesia menolak kenaikan harga BBM, baik di jalanan maupun di forum-forum diskusi, selalu pararel dengan tuntutan memberantas mafia migas.
Mana ada mafia yang menuntut agar dirinya sendiri diberantas? Lalu repot-repot membiayai berbagai demonstrasi dan pakar untuk terus mengkampanyekan hal yang mengancam profesinya sebagai mafia migas,†sambungnya.
Dia menegaskan, keputusan pemerintah Jokowi menaikkan harga BBM mengkonfirmasi bahwa pemerintahan Jokowi adalah kelanjutan dari pemerintahan neoliberal SBY.
[dem]
BERITA TERKAIT: