Sekretaris acara doa bersama dan khataman Al-Quran yang juga Ketua Umum GP Ansor, Nusron Wahid mengatakan, acara ini memang ditujukan untuk spiritualitas guna mendoakan kepemimpinan Jokowi-JK ke depan memimpin Indonesia senantiasa religius dan diridhai Allah SWT.
"Antusiasme masyarakat sangat terlihat bahwa kita sebagai rkayat ingin mendoakan pemerintahan Jokowi-JK nanti benar-benar bisa membawa Indonesia yang lebih sejahtera, dengan tetap religius dan tetap diridhoi Allah SWT," kata Nusron Wahid, disela menyambut tamu di acara doa bersama, di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Minggu (19/10).
Jamaah dari sekitar Jakarta, Bekasi, dan Depok pun masih terus berdatangan, dan mereka terlihat begitu antisuas mengikuti doa untuk kesuksesan pelantikan Jokowi-JK dan kelancaran pemerintahannya ke depan.
Jokowi-JK diagendakan hadir dalam acara tersebut. Sementara tokoh yang hadir antara lain mantan Ketua Umum PBNU Hashim Muzadi, dan Quraisy Shihab.
Waras Wasisto dari panitia penyelebggara doa bersama mengungkapkan, ini wujud rasa syukur dari rakyat atas dihadirkannya Jokowi-JK sebagai pemimpin Indonesia ke depan.
"Kami dari panitia tidak menyangka antusiasme warga, para jamaah yang hadir. Prediksi kami hanya sekitar 6.000, tetapi yang hadir ini lebih dari 10.000 jamaah," kata Waras.
[ysa]