
. Partai Demokrat jadi penyeimbang di pemerintahan Jokowi-JK untuk lima tahun ke depan. Sikap ini sama dengan Koalisi Merah Putih pendukung Prabowo-Hatta, namun Demokrat tidak masuk di Koalisi Merah Putih secara parmanen.
Pakar komunikasi politik dari Universitas Andalas Padang Yuliandre Darwis mengatakan, partai besutan SBY itu cuma ingin beda saja.
"Sebenarnya kan sama saja Koalisi Merah Putih dengan Demokrat. Tapi Demokrat pengen sesuatu baik di situasi terburuk," ujar Yuliandre kepada redaksi, Kamis (4/9).
Ketua Umum Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) ini menjelaskan, sebenarnya tidak ada istilah penyeimbang atau netral, yang ada adalah pro dan kontra.
"Saya melihat Demokrat hanya ingin muncul di permuakaan, ingin dianggap lokomotif. Dan ini menjadi kensep branding Demokrat," tandas Yuliandre.
[rus]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: