Ketua Steering Commitee Muktamar PKB, Abdul Kadir Karding menjelaskan, pembatalan tersebut murni untuk menghindari mispersepsi publik. Daripada menjadi kontroversi dan salah paham, panitia memutuskan untuk batal mengundang Depe.
Dikatakan Karding, awalnya panitia akan menggaet Depe untuk pembukaan Muktamar. Tujuannya untuk menyinergikan politik, seni dan budaya. Lagi pula penyanyi Dangdut yang kontroversial itu fasih mengaji karena berasal dari keluarga pesantren di Jember, Jawa Timur.
"Kami juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Depe sekaligus permohonan maaf bila sempat terganggu dengan berita yang ada. Sekali lagi niat kami baik untuk menyatukan seni dan politik. Lagipula ia orang baik, kreatif, dan selalu ingin berubah lebih baik," katanya seperti dilansir dari
JPNN, Jumat (29/8).
Karding berharap, suatu saat PKB bisa mengundang Depe untuk menjadi
qoriah (mengaji) dalam acara yang digelar PKB.
[rus]
BERITA TERKAIT: