"Artinya, SBY jangan mengganggu atau mengatur-atur Jokowi," kata dia akun twitternya
@SBYudhoyono Kamis malam (21/8).
"Saya tidak paham apa yang dimaksud dengan "ngrecoki" itu. Tidak ada niat dan pikiran sedikit pun untuk mengganggu Pak Jokowi," sambung SBY.
Kepala Negara ini mengingatkan, bahwa sewaktu menyampaikan Pidato Kenegaraan, 15 Agustus lalu di Gedung Senayan, ia sudah mengatakan secara moral wajib membantu Presiden Baru.
"Saya dengan senang hati membantu jika memang dikehendaki. Jadi terserah kepada Presiden Baru. Tidak ada pikiran buruk dari saya," kata SBY.
Menurut SBY, ketika ia menyampaikan niat ingin ikut menyukseskan transisi antara dirinya dengan Presiden Terpilih, itu juga niat baik dirinya agar ketika dilantik jauh lebih siap.
Namun ternyata, kata SBY, ada yang tidak menghendaki hal-hal baik itu terjadi. "Tentu saya harus menghormati. Naluri politik saya jadi bekerja," tandas SBY.
[rus]
BERITA TERKAIT: