SBY Tutup Dua Periode dengan Pidato Dwitunggal Soekarno-Hatta

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/aldi-gultom-1'>ALDI GULTOM</a>
LAPORAN: ALDI GULTOM
  • Jumat, 15 Agustus 2014, 17:07 WIB
SBY Tutup Dua Periode dengan Pidato Dwitunggal Soekarno-Hatta
rmol news logo Presiden SBY mengutip pidato Presiden pertama RI, Ir. Soekarno (Bung Karno) dan Wakil Presiden pertama, Muhammad Hatta (Bung Hatta), ketika menutup pidato nota keuangan negara di hadapan seluruh anggota DPR RI dan DPD RI, Senayan, Jakarta, beberapa saat lalu.

Menurut SBY, upaya untuk terus memperbaiki dan membangun negeri selama sepuluh tahun bukan sebuah proses yang mudah. Kadang berhasil, tak jarang juga harus menerima kekurangan di sana-sini. Tetapi satu hal yang membuat bangga adalah bahwa upaya itu merupakan upaya bersama, upaya yang tulus dan sungguh-sungguh.

"Kita ingat, Bung Karno dalam pidato Hari Ulang Tahun Proklamasi Indonesia tahun 1956, berkata, 'Tidak seorang pun yang menghitung-hitung berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya'," ujar SBY.

Kemudian dia mengutip pernyataan Bung Hatta dalam pidato pembelaannya di muka hakim di Den Haag mengutip pujangga Belanda, Rene De Clercq.

"Hanya ada satu negeri, yang menjadi negeriku. Ia tumbuh dengan perbuatan, dan perbuatan itu adalah usahaku," kutip SBY.

Dia sepakat bahwa usaha bersamalah yang membuat negeri Indonesia tumbuh dan berkembang. Usaha bersama itu berangkat dari niat dan kehendak baik semua pihak.

"Akhirnya, menutup dua periode masa jabatan saya sebagai Presiden Republik Indonesia, dengan hati yang tulus saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh rakyat Indonesia, kepada pimpinan dan para anggota DPR RI dan DPD RI yang terhormat, atas segala perhatian dan dukungan, serta kerja sama yang baik selama ini dengan jajaran pemerintahan yang saya pimpin,"

"Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia kepada kita semua, dalam upaya kita menjalankan roda pembangunan menuju bangsa dan negara yang lebih maju, lebih adil dan lebih sejahtera," tutup SBY. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA