MENANTI KABINET JOKOWI-JK

Relawan Ingatkan Jokowi Soal Orang-orang Oportunis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 07 Agustus 2014, 17:05 WIB
Relawan Ingatkan Jokowi Soal Orang-orang Oportunis
ilustrasi/net
rmol news logo Calon Presiden terpilih, JokoWidodo, diharapkan bisa merampingkan jumlah kementerian di kabinetnya nanti.

Salah satu strategi untuk mengefisiensikan pemerintahan adalah dengan menggabungkan beberapa kementerian yang memiliki program kerja saling bersinggungan. Hal itu untuk mendukung prioritas agenda pemerintahan Jokowi-JK.

"Permasalahan utama di Indonesia adalah birokrasi yang tidak efektif, perizinan sulit dan tumpang tindih kewenangan antar lembaga negara, sehingga pelayanan terhadap publik tidak maksimal. Nantinya BUMN harus lebih dioptimalkan," ujar Direktur Eksekutif Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC), Dimas Oky Nugroho, dalam rilis ke wartawan, Kamis (7/8).

Selain itu, Dimas yakin Jokowi akan melihat kapasitas, integritas dan loyalitas dalam memilih menteri-menterinya.
 
"Loyalitas penting untuk memastikan pemerintahan Jokowi tidak diisi oportunis dan broker politik yang suka bermanuver dan bekerja tidak tulus" tegasnya.

Dimas yang juga koordinator Sukarelawan Indonesia untuk Perubahan (SIPerubahan) pun memandang pentingnya keberadaan kantor kepresidenan yang kuat. Sebagai sebuah esensi perubahan revolusi mental model kepemimpinan Presiden Jokowi, kantor kepresidenan akan memainkan peran penting ke depan sebagaimana kantor kepresidenan di berbagai negara lain.

"Kantor kepresidenan akan memainkan fungsi-fungsi kebijakan dan pengawasan, sementara menteri hanya tahap pelaksanaan," jelasnya. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US