Jokowi tampil lebih percaya diri. Beda dengan debat-debat edisi sebelumnya, kali ini Jokowi tak membawa contekan. Visi misi dapat disampaikannya secara teratur dan tersusun rapi. Bahkan waktu empat menit untuk menyampaikan muqadimah visi misi digunakannya dengan efektif.
"Prinsip dasar politik luar negeri kita adalah politik bebas aktif untuk ketahanan nasional," kata Jokowi mengawali debat.
Jokowi mengatakan ada empat prioritas yang akan dilakukan dirinya bersama JK bila terpilih menjadi presiden dan wakil presiden. Yakni, memberikan perlindungan terhadap warga negara Indonesia yang ada di luar negeri (TKI), perlindungan sumber daya alam dan perdagangan, produktivitas dan daya saing, serta keamanan regional kawasan dan menjaga ketertiban dunia.
"Ada tiga strategi diplomasi yang kita kerjakan, yakni antara pemerintah dengan pemerintah, antara pelaku bisnis dengan pelaku bisnis, antara masyarakat dengan masyarakat," katanya.
"Politik luar negeri harus didukung dengan ketahanan nasional. Tekad kami ingin membangun ketahanan nasional yang kuat," kata Jokowi.
[dem]
BERITA TERKAIT: