"Kita akan pilih pemimpin yang bukan pemimpin boneka.Saudara mau dipimpin boneka atau tidak?" ucap Prabowo dalam kampanye akbar yang dihadiri 230 ribu pendukung di Stadion GBK, Senayan Jakarta (Minggu, 22/6).
Dikatakan Prabowo, ada banyak yang takut kalau dirinya bersama Hatta menang dalam pilpres. Ketakutan tersebut karena mereka tak menginginkan ada pemerintah yang bersih dan membela rakyat.
"Mereka suka dengan boneka-boneka. Hei kalian yang menghina bangsa Indonesia, kalian yang membeli bangsa, kalian yang pasang boneka di Indonesia, kalian yang ingin Indonesia miskin terus. Tidak! Kami ingin berdiri, Indonesia ingin berdiri dengan kehormatan," katanya berapi-api.
Menurut dia, yang dibutuhkan kedepan adalah pemerintah yang membela kepentingan segenap rakyat Indonesia, bukan pemerintah yang bisa disogok dan bisa disuruh oleh bangsa lain.
"Bukan pemerintah yang bisa jual aset-aset negara," demikian Prabowo.
Isu capres boneka kerap dialamatkan kepada Jokowi setelah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memberi pernyataan bahwa Jokowi tetap merupakan petugas partai jika terpilih menjadi Presiden RI. Banyak kalangan menganggap pernyataan Megawati itu berarti kalau terpilih sebagai Presiden Jokowi hanya jadi boneka Megawati dan PDI-P saja. Apapun kebijakan Jokowi harus sesuai perintah Megawati.
[dem]
BERITA TERKAIT: