PILPRES 2014

Jokowi Capres Sekelas Ahmadinejad dan Erdogan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 28 Mei 2014, 18:55 WIB
Jokowi Capres Sekelas Ahmadinejad dan Erdogan
Sutiyoso/net
rmol news logo Mahmoud Ahmadinejad adalah Presiden Iran legendaris yang sebelumnya sukses menjadi Walikota Teheran. Sementara Ma Ying-Jeou adalah Presiden Taiwan yang sebelumnya sukses menjadi walikota. Sedangkan Erdogen adalah Perdana Menteri Turki, yang sebelumnya juga sukses menjadi Walikota Istanbul.

"Sementara di negara maju seperti Amerika Serikat, dari 44 presiden, 17 kali adalah mantan gubernur negara bagian," kata Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Letjen TNI (Purn) Sutiyoso, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 28/5).

Dengan bercermin pada negara-negara itu, ungkap Sutiyoso, sudah saatnya Indonesia memiliki seorang presiden yang sudah membuktikan kinerja serta sikapnya melalui kerja-kerja riil di jabatan publik seperti gubernur dan walikota. Dan dalam hal ini,  Joko Widodo adalah satu-satunya bakal capres yang pernah memiliki pengalaman itu.

"Lalu kapan gubernur di Indonesia jadi presiden? Anda jawab lah. Tentu sebagai mantan gubernur, saya ingin ada presiden kita yang berlatar belakang kepala daerah," imbuhnya.

Sutiyoso menjelaskan, banyak orang yang mempertanyakan alasan dirinya mendukung Jokowi-JK. Menjawab hal ini, Sutiyoso menjawab ada hal prinsipil yang lebih penting untuk diperhatikan. Yang pertama, dirinya lebih meyakini Jokowi dan JK sebagai figur yang paling berkemampuan merealisasikan cita-cita reformasi.

"Saya yakin Indonesia di bawah mereka adalah negara yang makmur, sejahtera, dan disegani negara lain," ungkapnya.
 
Alasan kedua yang tak kalah penting, adalah Sutiyoso melihat figur pemimpin di negara lain yang memiliki track record sama seperti Jokowi, yakni sudah terbukti bagus saat menjadi kepala daerah.

"Dari Sutiyoso sampai kader terbawah, semua kader akan mendukung habis-habisan. Memang kita kecil, tapi kita akan jadi penentu kemenangan. Insya Allah 3-4 juta suara akan bisa kita sumbangkan," tandas mantan Wakil Komandan Jenderal Kopassus ini. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA