"Saya sama sekali tidak mencabut dukungan kepada PKB, karena dukungan itu sudah diberikan pada saat Pileg dan itu takkan bisa lagi dicabut," kata Mahfud dalam pidatonya saat mengumumkan menjadi Ketua Tim Pemenangan Nasional Prabowo-Hatta di kantor MMD Insiatif, Jakarta, sesaat tadi (Kamis, 22/5).
Karena itu pula kata Mahfud mengingatkan, elit atau kader PKB yang seaspirasi dengan dirinya mendukung Prabowo-Hatta tak perlu mencabut dukungan. Tetaplah mendukung PKB.
Meski begitu, Mahfud tak menjamin kader dan akar rumput PKB mengikuti jejaknya memilih Prabowo-Hatta di pemilu. Soal pemilihan presiden, setiap orang bisa memilih sendiri-sendiri sesuai dengan keyakinan tentang siapa yang paling bisa diberi amanah dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Begitu juga dengan kader PKB. Jika pada pileg lalu memilih PKB tapi kalau di pilpres Prabowo-Hatta dianggap pasangan terbaik, maka pilihlah.
"Pemilihan presiden sepenuhnya adalah pemilihan pemimpin yang bersifat personal. Pengikut partai apa pun tak bisa diikat untuk mengikuti pilihan partainya dalam pilpres. Mereka bebas memilih yang terbaik dari pasangan-pasangan capres/cawapres yang tersedia," demikian Mahfud.
[dem]
BERITA TERKAIT: