"Padahal, terdapat banyak pelanggaran administratif, teknis, bahkan pelanggaran politik," kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima), Ahmad Fauzi alias Ray Rangkuti, dalam diskusi bertajuk "Ricuh Rekapitulasi Marak Sengketa. Apa Nasib Pilpres?" yang digelar di Tebet, Jakarta Selatan (Sabtu, 17/5).
Banyaknya pelanggaran pemilu, jelas Ray, terlihat setidaknya dari pengajuan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi, yakni sebanyak 767 kasus.
"Partai politik semakin sedikit, tapi justru pelanggaran semakin menjadi-jadi," ujar Ray.
Ia juga membeberkan sedikitnya tiga permasalahan utama yang terlihat jelas dari penyelenggaraan pemilu legislatif lalu.
"Politik uang yang terlihat jelas, rekapitulasi suara yang manipulatif dengan segala modusnya, dan kekerasan dalam pemilu," urai Ray.
[ald]
BERITA TERKAIT: