Gaspermindo: May Day Masih Efektif Buat Satukan Soliditas Buruh

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 01 Mei 2014, 18:45 WIB
Gaspermindo: <i>May Day</i> Masih Efektif Buat Satukan Soliditas Buruh
foto:net
rmol news logo Ribuan massa buruh dan pekerja yang tergabung dalam  "Aliansi Front Nasional Tolak BPJS" turut ambil bagian pada peringatan Hari Buruh se-Dunia (Kamis, 1/5) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.  

Aliansi ini terdiri dari Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo), Federasi Serikat Pekerja Nasional (FSPN), dan PK SBSI 1992.

Ketua Umum Gaspermindo, Bambang Eka mengatakan bahwa May Day merupakan momentum untuk menyatukan kekuatan dan soliditas kaum buruh untuk menentukan nasib dan masa depan mereka sekaligus. Apalagi selama ini, sebagian tuntutan kaum buruh tak pernah didengarkan oleh pemerintah, sehingga sangat perlu kaum buruh menyatukan soliditas, kekompakan dan kekuatan.

"Momentum hari buruh Internasional ini masih efektif dijadikan sebagai media untuk mempersatukan kekuatan buruh dalam rangka menyampaikan aspirasi politiknya, sebab masih banyak masalah-masalah buruh yang belum terselesaikan," kata Bambang saat menyampaikan orasinya.

Bambang memaparkan, sebagian tuntutan kaum buruh yang tidak direspon dan diselesaikan oleh pemerintah adalah union basting, sistem kontrak kerja atau outsourcing dan masalah lahirnya UU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

"Sekarang pemerintahan rezim SBY- Budioeno ini melahirkan UU BPJS dan SJSN yang semakin mencekik buruh, dengan mewajibkan para buruh untuk membayar iuran jika mau mendapatkan pelayanan jaminan sosial, jaminan kesehatan dan jaminan hari tua," kritiknya.

Sejatinya, jaminan sosial merupakan domain negara maka sudah sepantatnya pemerintah menjadi pelayan masyarakat untuk kesejahteraan sosial. Jika munculnya UU BPJS-SJSN itu hanya dibebankan kepada buruh dan masyarakat miskin secara umum, menurut Bambang, negara sama saja lepas tangan.

"Makanya harapan kami juga pada tahun politik ini pada Pemilihan Presiden nanti kami akan memilih dan mendukung presiden yang memiliki banyak perhatian kepada kepentingan buruh," tutup Bambang.[wid]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA