Kata Jokowi Kabinet Mendatang Harus Berideologi Kuat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 31 Maret 2014, 07:28 WIB
Kata Jokowi Kabinet Mendatang Harus Berideologi Kuat
joko widodo/net
rmol news logo Calon presiden (Capres) dari PDI Perjuangan Joko Widodo tidak akan sembarangan membagi kursi menteri kepada partai lain jika terpilih jadi presiden.

Pria yang akrab disapa Jokowi ini mengaku ingin membentuk sebuah pemerintahan yang dilandasi ideologi yang kuat. Karenanya, dalam hal berkoalisi, Jokowi akan sangat selektif dalam memilih pembantunya.

"Tidak ada yang namanya nego-negoan dan lobi-lobi, dalam artian pakai duit. Tidak ada yang namanya bagi-bagi kursi menteri," kata Jokowi di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (30/3).

Gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan, pintu koalisi tetap terbuka bagi semua partai yang ingin bergabung. Bahkan sebuah koalisi pemerintahan yang terdiri dari seluruh partai peserta pemilu pun tidak jadi masalah bagi mantan Walikota Solo ini.

Namun, Jokowi kembali menegaskan, semua yang ingin bergabung harus menerima syarat-syarat yang diajukannya.

"Negara sebesar ini harus dibangun bersama-sama, tapi tidak dengan cara-cara yang saya sampaikan tadi (transaksional)," pungkasnya seperti dikabarkan JPNN. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA