"Terserah saja memilih. Kita hanya mengingatkan jangan sampai golput. Soal milih siapa itu urusan masing-masing," kata Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie di Jakarta, Minggu, (30/3).
Ia juga mengingatkan masyarakat agar memilih capres maupun caleg yang benar-benar diketahui visi dan misinya ke depan. Tidak terpengaruh dengan orang sekitar.
Menurutnya, tidak pula ada aturan yang mengatur presiden haruslah seorang muslim. Tokoh dari agama manapun bisa mencalonkan diri. Tergantung pemilihnya nanti.
Seperti dilansir dari
JPNN, Jimly juga kembali mengingatkan agar parpol, caleg maupun capres tidak berkampanye di tempat ibadah. Masyarakat, kata dia, harus dibiarkan mengenal caleg dan capres dengan cara-cara sosialisasi lain. Tapi tidak dengan mengajak memilih dan berkampanye di tempat ibadah.
"Memilih itu harus dengan kesadaran dan idealisme. Pakai hak suara, jangan latah gara-gara dengar kata orang. Harus sesuai dengan nurani," tandas mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.
[rus]
BERITA TERKAIT: