Dalam deklarasi tersebut, sekitar 500 orang aktivis ARM mengusung tema "Kebangsaan, Kerakyatan dan Kemndirian".
"Kami dari elemen pergerakan buruh, pedagang kaki lima (PKL) dan pemuda di sini telah sepakat untuk mendukung PDIP dan memenangkan Jokowi sebagai presiden. Kami mendukungg PDIP karena visi kami berdekatan dan sama dengan PDIP yang dikenal sebagai partai wong cilik,", seru Suharno, SH, dari SBSI 92 dalam orasinya.
Selanjutnnya secara bergantian menyampaikan orasi sikap politiknya, Sofyan Setiawan dari Federasi Serikat Pekerja PLN Solo mengatakan, ARM Solo telah berkomitmen untuk total mendukung PDIP pada pemilu ini. "Ini adalah sikap politik kami, sebagai keseriusan kami, kami setelah deklarasi ARM Solo, kami akan meresmikan Posko ARM Solo, siap menangkan PDIP dan Jokowi," tutur Sofyan.
Dukungan dari Ormas yang diinisiasi oleh mantan Kepala BNP2TKI, Moh, Jumhur Hidayat, yakni Aliansi Rakyat Merdeka, terus berkonsolidasi basis massa di seluruh Indonesia untuk memenangkan PDI Perjuangan dan Joko Widodo.
ARM Kota Solo, terdiri dari gabungan organisasi kerakyatan yakni terdiri dari SBSI 92, Serikat Pekerja Republik Indonesia (SPRI), Serikat Buruh Setia Kawan (SBSK), Paguyuban Ricemill Keliling Karanganyar (PRKK), Asosiasi Pekerja Ritel Indonesia (SPRI), Serikat Pekerja Nasioanal (SPN), PKL2000, PEDAGANG TAMBAK SEGERAN PASAR LEGI, F-SPLN (Federasi Serikat Pekerja PLN) SOLO RAYA dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPS).
Seperti rilis yang diterima redaksi, dalam deklarasi tersebut ARM Solo meresmikan Posko Center ARM Kota Solo Pro PDIP dan Jokowi, di Jalan Mr. Sartono 119 Krajan, Mojosongo, Solo, Jawa Tengah (Timur Kampus II AUB Solo).
[rus]
BERITA TERKAIT: