Kongres Diaspora Indonesia Kedua Segera Digelar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 15 Agustus 2013, 12:04 WIB
Kongres Diaspora Indonesia Kedua Segera Digelar
FOTO:NET
rmol news logo Sebagai kelanjutan dari Kongres Diaspora Indonesia pertama yang diselenggarakan di Los Angeles, AS pada tahun 2012, Diaspora Indonesia kembali akan mengadakan Kongres Diaspora Indonesia (KDI) Kedua yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center dari tanggal 18 sampai dengan 20 Agustus 2013.

Demikian rilis eks diplomat RI di Rusia, Aji Surya yang diterima redaksi, sesaat lalu (Kamis, 15/8).

KDI II ini mengambil thema “The Power of Harmony in Diversity: Unleashed Worldwide”. Selain diharapkan untuk menindaklanjuti hasil-hasil Kongres yang pertama, KDI II ini akan juga menghasilkan sesuatu yang kongkrit dan berkontribusi bagi pembangunan nasional Indonesia.

KDI pertama menghasilkan “Deklarasi Diaspora Indonesia” yang antara lain menyepakati terbentuknya identitas diaspora Indonesia dan pembentukan Indonesian Diaspora Network (IDN). Indonesian Diaspora Network (IDN) merupakan jejaring independen yang memiliki peran memberdayakan dan menyuarakan (enabler and amplifier) diaspora, menjadi duta serta  dan komunitas grassroots dalam diaspora interlocutor yang efektif dalam bekerjasama dengan komponen pemerintah dan swasta.

IDN juga berperan sebagai amplifier yang akan membantu advokasi pemberdayaan diaspora dan membentuk gugus tugas (task force) dalam IDN. Task Force memiliki penggerak (driver) yang akan menyusun program kegiatan dan bermitra dengan pemerintah (Kementerian/Lembaga) dalam mengimplementasikan program �" programnya.

KDI pertama juga menghasilkan sejumlah rekomendasi, antara lain: pembentukan struktur IDN, sejumlah rekomendasi kebijakan dan program baik dalam bidang kewarganegaraan, bisnis, kepemudaan, kebudayaan serta rencana penyelenggaraan KDI ke-2 bulan Agustus 2013 dengan tema: “Kongres Diaspora Indonesia: Diaspora Indonesia Pulang Kampung”.

Rekomendasi khusus KDI pertama adalah wacana amandemen UU Keimigrasian serta sejumlah rekomendasi program-program yang bervariasi dari soft power, promosi kuliner Indonesia, good governance dan lain-lain. Pembahasan dalam Task Force pada Kongres kali ini, yang melibatkan Diaspora Indonesia dari berbagai belahan dunia, membahas  berbagai topik dan merumuskan rekomendasi kebijakan.

Topik-topik yang akan dibahas adalah: pendidikan; energi; kota layak huni; kuliner Indonesia; bisnis dan investasi; kedirgantaraan Indonesia; pelayanan kesehatan masyarakat; ekonomi hijau; pekerja migran; keimigrasian dan kewarganegaraan; dan sains dan inovasi. Sesi pleno akan membahas mengenai relevansi kekuatan diaspora Indonesia dan jejak langkah diaspora Indonesia di mancanegara.

KDI II akan menjadwalkan sebelas pertemuan Task Force (TF) yang akan membahas berbagai bidang sebagai tindak lanjut KDI I, seperti TF Pendidikan, TF Kedirgantaraan, TF Bisnis dan Investasi dan sebagainya. TF akan memfokuskan berbagai isu terkait dengan pendekatan praktis dan komprehensif melalui kemitraan dengan Kementerian maupun pemangku kepentingan terkait. Selain TF, juga diselenggarakan 9 (Sembilan) Public Forum (PF) , sperti Menduniakan Pencak Silat, Forum pemuda, Menduniakan Budaya dan sebagainya.

KDI II juga akan diisi dengan berbagai acara side events dengan tema “Indonesia Hebat” yang antara lain diwujudkan dalam bentuk pameran, job fair dan bazaar. Disamping itu juga akan diselenggarakan charity dinner dengan menampilkan para chef Indonesia yang sukses di luar negeri serta sejumlah program outreach diaspora antara lain penghijauan dan program diaspora mengajar ke sejumlah sekolah.

Diaspora Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dan merupakan aset bangsa. Pemikiran dan keahlian yang dimiliki diaspora dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan di Indonesia. Sebaliknya, diaspora Indonesia juga memiliki semangat dan kecintaan kepada Indonesia dan ingin berkontribusi terhadap bangsa.

Banyak sekali diaspora Indonesia yang memiliki prestasi unggul dalam berbagai bidang. Mereka terdiri dari para profesional, peneliti, pengusaha, pekerja seni dan pekerja dalam berbagai bidang lainnya.

Dalam bidang seni, antara lain kita mengenal Daniel Sahuleka dan Anggun C Sasmi yang telah mendunia. Untuk bidang bisnis juga banyak diaspora kita yang telah sukses, sebut saja nama Sehat Sutardja (CEO of Marvell Technology Group) dan Iwan Sunito (CEO of Crown International Holdings Group).  Disamping itu masih banyak lagi diaspora-diaspora Indonesia yang memiliki prestasi membanggakan di luar negeri.

Untuk itu penyelenggaraan Kongres Diaspora Indonesia ini dimaksudkan agar para diaspora Indonesia yang tersebar di berbagai penjuru dunia dapat terhubung dan berinteraksi serta menggali pemikiran, gagasan dan inisiatif demi kemajuan bangsa.

Kongres kali ini memberikan kesempatan bagi masyarakat luas untuk turut ikut bagian dalam sesi Public Forum, Side Event maupun program outreach seperti fun-bike, program penghijau, program Diaspora Mengajar dan lain sebagainya. Untuk informasi lebah lengkap tentang Kongres Diaspora, dapat merujuk antara lain laman www.diasporaindonesia.org, serta diaspora.kemlu.go.id.[wid]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA