Saat dijumpai di kantor Kemenkumham, Jakarta (Rabu, 24/7), pemanggul bintang empat itu menjawab diplomatis.
"Kalau Calon Kapolri, kita serahkan pada Presiden," kata Timur santai.
Soal beberapa kandidat yang bakal menjadi penggantinya, Timur tak mau berkomentar banyak, begitu juga mengenai bibit, bebet dan bobotnya.
"Semua yang kaitan dengan jabatan Kapolri kan sudah disiapkan. Tentunya yang punya pangkat Bintang III (Komisaris Jenderal)," kata pria berkumis lebat ini.
Soal adanya dugaan rekening gendut para calon Kapolri itu, Timur bilang, jangan hanya melihat opini yang terbentuk di publik. Masyarakat diminta untuk melihat fakta-fakta sebenarnya.
"Kita berangkat dari fakta, bukan dari kata-katanya," demikian Jenderal Timur.
Beredar sekarang, di barisan bintang tiga ada tiga nama calon kuat Kapolri, yaitu; Kabareskrim Komjen Sutarman, Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Kalemdikopol Komjen Budi Gunawan dan Kabaharkam Komjen Oegroseno.
Sementara junior mereka yang berpangkat bintang dua dan disebut sebagai calon kuat ada beberapa nama seperti Kapolda Metro Jaya Irjen Putut Eko Bayuseno, Kapolda Bali Irjen Arif Wachjunadi, Kadiv TI Irjen Tubagus Anis Angkawijaya, Asisten Operasi Kapolri Irjen Badrodin Haiti, Kepala Divisi Hukum Polri Irjen Anton Setiadi, Kakorlantas Irjen Pudji Hartanto, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Saud Usman Nasution, dan Kapolda Jawa Barat Suhardi Alius.
[rus]
BERITA TERKAIT: