Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo menilai, kenaikan harga sembako menjelang lebaran seolah-olah sudah direncanakan sejak awal, karena setiap tahun pada bulan puasa dan jelang lebaran kebutuhan masyarakat selalu meningkat.
"Kenapa tidak ada antisipasi dari awal. Saya melihat sengaja kita impor, kan kalau impor pengusaha yang diuntungkan, masyarakat semakin menjerit," ujar Edhy Prabowo kepada
Rakyat Merdeka Online, Kamis (18/7).
Jelas dia, Partai Gerindra sangat menentang habis-habisan impor produk hortikultura karena petani dan kekayaan alam mampu memasok kebutuhan masyarakat. Namun manakala kebutuhan masyarakat tidak terpenuhi, jalan satu-satunya dengan terpaksa adalah impor.
"Kan kalau sudah butuh ya gimana lagi," terang Anggota Komisi IV DPR RI ini.
Menurut dia, yang patut disalah saat ini adalah Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dan Menteri Pertanian Suswono, dua menteri ini katanya salah menyusun sistem/perancanaan dan kurang koordinasi dalam menjalankan dan melihat kebutuhan pasar.
"Bukan memuji SBY. SBY sudah benar mengkritik menterinya, SBY tidak salah, terlalu jauh menyalahkan SBY. Ini kan tugas Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan yang tidak jalan bersama," tandas Sekretaris Fraksi Gerindra DPR RI ini.
[rsn]
BERITA TERKAIT: