PKS Pingin Presiden Selanjutnya Lulus Sarjana

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 09 April 2013, 21:38 WIB
PKS Pingin Presiden Selanjutnya Lulus Sarjana
rmol news logo . Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum berani menyebut nama kader terbaiknya sebagai calon kuat kandidat presiden di 2014. PKS ingin mengetahui lebih dulu perolehan suaranya dalam pemilu legislatif.

"Kami realistis, menunggu hasil kampanye terlebih dahulu, dan menunggu presidential threshold. Kader kami banyak yang bisa ditawarkan sebagai presiden," ujar Ketua Fraksi PKS di DPR, Hidayat Nur Wahid, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/4).

Saat ini, DPR tengah membahas RUU Pemilihan Presiden (Pilpres). Dalam penggodokan tersebut, masih ada perdebatan seperti angka presidential threshold, pembatasan dana kampanye, rangkap jabatan dan pendidikan Presiden.

Mantan Presiden PKS ini mengungkapkan, partainya berharap capres yang diusung minimal sudah lulus pendidikan S1 atau sarjana.

"Itu fleksibel saja. Karena kami juga banyak menyadari ijazah bukan segala-galanya. Tapi jika presiden berpendidikan S1, maka kita akan bangga juga," ungkapnya.

Sambungnya, untuk masalah pembatasan dana kampanye, partainya sangat mendukung. PKS pun sepakat pada aturan yang menyebutkan presiden tidak boleh rangkap jabatan.

"Tidak ada juga untuk rangkap jabatan. Kalau menjadi anggota partai masih boleh," tandasnya. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA