Pasukan itu dikenalkan Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, di sela penutupan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) yang diikuti oleh 1.758 Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Jumat, 5 Juni 2026.
"Defile tersebut bukan satuan baru, melainkan personel organik TNI dari matra darat, laut, dan udara yang telah mendapatkan pendidikan dan pelatihan sistem drone, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” kata Rico.
Rico menyampaikan para prajurit mampu memanfaatkan dan mengembangkan drone dalam mendukung operasi militer modern.
"Kemampuan drone menjadi salah satu fokus pengembangan TNI seiring perkembangan karakter peperangan modern yang semakin mengandalkan teknologi tanpa awak," jelasnya.
Namun, Rico menjelaskan bila saat ini baik TNI AD, TNI AL, maupun AU belum ada satuan khusus drone yang diisi oleh prajurit dari tiga matra maupun operator khusus drone kamikaze.
"TPengembangan kemampuan drone tempur ke depan masih terus dikaji dan disiapkan oleh TNI sesuai kebutuhan pertahanan negara," tegasnya.
BERITA TERKAIT: