
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memastikan kehadiran negara dalam membebaskan para tawanan kelompok Abu Sayyaf asal Indonesia di Filipina.
"Kita terus berupaya, nggak boleh ada yang mati. Saya jamin kehadiran negara di sana," tegasnya dalam rapat kerja bersama komisi I DPR di gedung Nusantara II Senayan, Jakarta, Senin (10/10).
Menurutnya, pembebasan dua WNI yang masih disandera kelompok Abu Sayyaf masih terus diupayakan. Namun, ia enggan memberikan gambaran detailnya.
"Saya baru pulang hari Sabtu. Tanya Panglima sama Menlu," kilahnya.
Dua WNI yang masih disandera oleh kelompok Abu Sayyaf bernama Robin Peter dan M Nasir. Beberapa WNI lainnya yang sempat menjadi korban penyanderaan kelompok ini, sudah berhasil dibebaskan pada 2 Oktober lalu.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: