Sejumlah atlet mengeluhkan kualitas medali Olimpiade yang dinilai buruk karena mengalami kerusakan hanya beberapa jam setelah diterima.
Beberapa laporan menyebutkan medali retak, patah, bahkan terlepas dari pita penggantung saat para atlet merayakan kemenangan mereka di podium.
Sorotan publik bermula dari pengakuan peraih medali emas ski downhill putri asal Amerika Serikat, Breezy Johnson. Ia mengungkapkan bahwa medalinya mengalami kerusakan ketika ia melompat kegirangan usai meraih kemenangan.
“Jangan melompat-lompat dengan medali itu. Saya melompat karena senang dan medalinya patah,” ujar Johnson, dikutip dari Associated Press, Rabu, 11 Februari 2026.
Meski demikian, Johnson menegaskan bahwa kerusakan tersebut tidak terlalu serius.
“Saya yakin nanti ada yang memperbaiki. Tidak parah, tapi sedikit rusak,” katanya.
Panitia penyelenggara kemudian memberikan medali pengganti kepada Johnson sebelum ia tampil di nomor beregu. Namun, medali baru tersebut belum diukir namanya. Saat ditanya apakah ia boleh menyimpan medali yang rusak, Johnson tertawa dan menyebut panitia tidak mengizinkan atlet memiliki lebih dari satu medali.
Insiden serupa juga dialami atlet biathlon Jerman, Justus Strelow. Tayangan televisi memperlihatkan medali perunggu estafet campuran miliknya terjatuh ke lantai saat ia menari bersama rekan satu tim. Pengait medali tersebut terlihat patah.
Keluhan lain datang dari atlet seluncur indah Amerika Serikat, Alysa Liu. Melalui unggahan video di media sosial, Liu menunjukkan medali emas beregunya yang terlepas dari pita sehingga tidak bisa dikalungkan.
Ia pun menulis, “Medaliku tidak butuh pita.”
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Kepala Operasional Olimpiade Milano Cortina 2026, Andrea Francisi, menyatakan bahwa pihak penyelenggara tengah melakukan penyelidikan.
“Kami menyadari situasi ini dan sedang mencoba memahami secara detail apakah memang ada masalah,” ujar Francisi.
Ia menegaskan bahwa panitia memberi perhatian serius terhadap persoalan ini.
“Medali adalah impian setiap atlet. Kami ingin ketika mereka menerimanya, semuanya benar-benar sempurna,” katanya.
Kontroversi kualitas medali ini mengingatkan publik pada Olimpiade Musim Panas Paris 2024, di mana sejumlah atlet juga mengeluhkan medali yang cepat kusam dan tampak mengalami korosi.
BERITA TERKAIT: