Emas kelima tersebut ditorehkan pesilat Komang Harik Adi Putra yang berhasil mengalahkan pesilat Malaysia di nomor 70 kg.
Pria 23 tahun itu menang atas Mohammad Al Jufferi Jamari dengan skor 4-1.
Emas pertama cabang pencak silat diraih pesilat putri, Puspa Arumsari melalui kategori tunggal putri. Puspa meraih poin tertinggi sebesar 467, melampaui para pesaingnya.
Pencak silat kembali menambah emas melalui nomor seni ganda putra. Pesilat Yola Primadina Jampil dan Hendy berhasil menjuarai nomor tersebut setelah meraih poin 580.
Kedua pria yang masih berusia 26 tahun itu berhasil mengungguli pasangan Vietnam dan Malaysia yang masing-masing meraih perak dan perunggu.
Cabang ini kembali jadi lumbung emas bagi Indonesia. Setelah tim beregu seni atas nama Nunu Nugraha, Asep Yuldan Sani dan Anggi Faisal Mubarok turut mempersembahkan medali emas.
Pundi-pundi emas kembali bertambah melalui Aji Bangkit Pamungkas yang mempersembahkan emas dalam pencak silat putra klas 85-90 kg.
Pemuda yang masih berusia 19 tahun itu berhasil mengalahkan pesilat asal Singapura, Sheik Ferdous Sheik Alauddin dengan skor telak 5-0.
Dengan tambahan ini, Indonesia semakin menjauh dari kejaran Iran. Sejauh ini, Indonesia memperoleh 17 emas, 14 perak, dan 25 perunggu, sementara Iran mendapat 15 emas, 14 perak, dan 14 perunggu.
[ian]