
Managing Director Yamaha, Lin Jarvis, pasang badan membela keputuÂsan mengumumkan perpanjangan konÂtrak Maverick Vinales pada Januari 2018 yang menuai kritikan keras.
Vinales datang ke Yamaha pada awal 2017 dengan kontrak berdurasi dua tahun. Sempat digadang-gadang akan menjadi juara dunia, malah mengalami banyak masalah sepanjang musim. Namun masalah tersebut tak menÂgubah niatnya bertahan di Yamaha sampai akhir 2020.
"Anda menandatanganinya untuk membuktikan punya kepercayaan bekerja sama dengan partner Anda, percaya bahwa Anda bisa meraih target Anda. Saya rasa itulah alasan Maverick mengambil keputusan ini. Kami tak ingin memÂbuatnya kecewa," kata Jarvis dilansir
MNC, kemarin.
Jarvis menyebut keputusan Yamaha dan Vinales ini tak salah. Dia meyakini Yamaha mulai menemukan titik terang, mengingat Valentino Rossi sukses finis ketiga dan merebut podium di MotoGP Qatar dua pekan lalu. Sementara Vinales yang sempat terlempar dari 10 besar mampu finis keenam dan kembali tampil kompetitif. "Valentino Rossi meraih podium dalam kondisi sulit dan Maverick Vinales mampu kembali ke depan dan mencatat waktu yang sangat cepat. Kami hanya harus mempertahankan di setiap kondisi dan setiap hari," tutup Jarvis. ***
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: