Spurs diselamatkan oleh Harry Kane, yang mencetak gol di menit akhir untuk memaksakan hasil seri 1-1. Pada pertandinÂgan babak keempat Piala FA di Rodney Parade, Newport, kemarin pagi WIB, Spurs sebeÂnarnya memainkan beberapa pemain intinya.
Kane, Jan Vertonghen, Eric Dier, dan Moussa Sissoko tampil selama 90 menit. Sementara Son Heung-min dan Delle Alli masuk di babak kedua. Namun, Spurs ternyata kerepotan mengÂhadapi Newport yang tampil penuh semangat.
Newport yang tampil di hadaÂpan publiknya sendiri bahkan unggul lebih dulu melalui gol Padraig Amond pada menit ke-38. Amond memanfaatÂkan kelengahan barisan belaÂkang Spurs untuk mencetak gol ke gawang Michel Vorm. Dia menanduk bola umpan silang Robbie Willmott dan membawa tim tuan rumah memimpin.
Spurs tampil lebih baik pada paruh kedua. Meski mendapÂatkan beberapa peluang bagus, mereka baru bisa mencetak gol balasan di menit ke-82 lewat kaki Kane.
Gol Kane itu berawal dari sebuah tendangan sudut. Son yang berada di tiang dekat memÂbelokkan bola dengan tumitnya. Bola kemudian mengarah ke Kane yang berdiri bebas di mulut gawang. Tanpa kesulitan, Kane tinggal mendorong si kulit bundar untuk mencetak gol.
Dengan hasil imbang ini, Spurs dan Newport akan menjalani laga ulangan yang dilangsungkan di kandang Spurs, Stadion Wembley. Jika laga berakhir imbang lagi dalam 90 menit, akan dilanjutkan perpanjangan waktu. Masih seri lagi, terpaksa duel lanjut adu penalti.
Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino mengaku kecewa. Spurs yang menurunkÂan kombinasi pemain muda dan utama gagal menang.
Meski kecewa dengan performa anak asuhnya secara keseluruhan, Pochettino juga mengaku lega karena setidaknya bisa memakÂsakan laga ulangan di Wembley. "(Saya) sedikit (lega)," buka Pochettino seusai laga.
"Oke, saya sangat lega. Saya pikir kami tampil sangat buruk, pujian pantas ditujukan kepada mereka (Newport) karena merÂeka bermain fantastis dan kami sangat kecewa dengan performa kami di babak pertama dan baÂbak kedua," tambahnya.
Menurutnya, di 30 menit terakhir Spurs mendapat peluang dan seharusnya pulang dengan kemenangan. Toh dirinya baÂhagia karena punya kesempatan untuk bertahan di kompetisi tertua di Inggris ini.
"Kami tidak bisa menggunaÂkan (lapangan) sebagai alasan. Kami tampil begitu buruk di babak pertama dan kami tahu baÂgaimana cara Newport bermain dan kualitas mereka, dan saya rasa di babak pertama kami tidak pernah bisa menyamai level mereka," imbuhnya. ***
BERITA TERKAIT: