Pada pertandingan di Giuseppe Meazza, Roma yang bertindak unggul duluan lewat gol Stephan El Shaarawy pada menit ke-31. Keunggulan Roma itu bertahan hingga selesainya babak perÂtama.
Inter berusaha keras untuk menyamakan kedudukan pada babak kedua. Upaya Nerazzurri baru membuahkan hasil di meÂnit ke-86 ketika Matias Vecino mencetak gol balasan.
Dengan hasil ini, Inter gagal kembali ke peringkat ketiga klaseÂmen dan harus rela disalip Lazio. Mereka kini menghuni posisi keempat dengan 43 poin, tepat di atas Roma yang punya 40 poin.
Hasil imbang ini membuat La Beneamata masih berada di zona krisis setelah tak menang di enam laga terakhirnya di Seri Aatau delapan jika ditotal dengan Coppa Italia. Terakhir kali Inter menang adalah saat melibas Verona 5-0 3 Desember lalu.
Rinciannya adalah empat hasil imbang dan dua kali kalah sehÂingga mereka tergeser dari punÂcak klasemen. Malah Inter kini tertinggal 11 poin dari Napoli di puncak dan tujuh poin dari Juventus di posisi kedua yang menyisakan satu laga simpanan. Bahkan Inter harus turun ke urutan keempat digeser Lazio yang unggul selisih gol dan juga punya satu laga tunda.
Wajar saja sorotan mengarah kepada skuad Inter saat ini yang dianggap kelelahan karena tak punya pelapis yang sepadan. Sementara, Spalletti dikritik karena dianggap tak memiliki alternatif taktik.
"Masalah utama di sini adaÂlah kami ini Inter dan kami harus punya keberanian untuk menghadapi tim seperti Roma, Lazio, dan Napoli untuk finis empat besar. Kami harus berÂtanggung jawab dan mewujudÂkan itu. Kami tidak hanya bisa menunggu kemenangan. Saya tidak ingin ada pembelaan atau permintaan maaf dari tim ini," ujar Spalletti di
Soccerway.
"Samir Handanovic tak memÂbuat banyak penyelamatan sepÂerti yang Alisson lakukan, jadi intinya kami bermain bagus. Kami membuat beberapa kesÂalahan dalam hal umpan cepat dan kami tahu Roma bakal agresif saat menekan lawan," sambungnya. ***
BERITA TERKAIT: