Saunders dengan demikian membukukan rekor 26-0, 12 diantaranya menang KO. Sedang Lemieux menjadi 38-4-0, 33 diantaranya menang KO.
Dari tiga hakim yang memimpin pertarungan semuanya memenangkan Saunders. Diantaranya dengan skor120-108, 117-111, dan 118-110.
Kedua petinju sudah saling perang urat saraf baik di meÂdia social dan waktu
face off/ timbang badan. Saunders tidak ingin meladeni pertarungan jaÂrak dekat Lemieux. Dia banyak menghindar dan memanfaatkan kecepatan.
Pada akhir ronde kedua, pukulan telak Saunders masuk mengenai kepala Lemieux, semÂpat goyah disudut ring tapi Lemieux mampu bangkit. Ronde keempat, Saunders terus bergÂerak meghindari pertarungan dekat Lemieux. "Huuu," teriak para penonton kecewa.
Hingga ronde ke 12 selesai, kedua petinju tidak ada yang knockdown. Lemieux kesulitan menjangkau dan mendaratkan pukulan ke Saunders yang terus bergerak menjaga jarak, sebaÂliknya Saunders sukses membuat Lemieux menjadi sansak hidup
Setelah pertarungan usai, Saunders langsung menantang Gennady Golovkin untuk perÂtarungan berikutnya. "Tentu ini akan menjadi pertarungan yang menarik jika terjadi, karena saya adalah Juara dunia di kelas menengah begitu juga dengan Golovkin," katanya.
Pertarungan unifikasi antara Golovkin vs Saunders tentu akan menarik dan sudah ditunggu banyak fans tahun depan. Tapi ada rumor pula yang menyebut jika Saunders akan ditemukan dulu dengan Canelo Alvarez. Pemenangnya baru akan ditemuÂkan dengan Golovkin. ***
BERITA TERKAIT: