Stiverne harus menjadi lawan pengganti, kontra Wilder yang muncul kurang dari sebulan sebelum laga digelar. Seharusnya, Wilder menghadapi Luis Ortiz.
Lawan yang telah disiapkan jauh hari itu terpaksa harus diÂbatalkan karena terseret kasus doping.
"Saat ini saya tengah bingung dan marah menghadapi persoalan karier saya yang selalu terganjal masalah doping. Mungkin saya memang terlalu berbahaya untuk lawan-lawan," sesal Wilder dikutip
Daily Mail.
Penundaan laga melawan Ortiz karena kasus doping, bukanlah yang pertama untuk Wilder. Pada May 2016 rencana pertarunÂgannya melawan Alexander Povetkin juga gagal setelah petinju Rusia itu terbukti memakai doping. Pada Februari 2017 Wilder juga mengalami pembatalan pertarungan gara-gara lawan tidak lolos doping, yaitu Andrzej Wawrzyk.
Pertarungan antara Wilder kontra Stiverne adalah yang kedua. Sebelumnya Wilder sudah menang angka 12 ronde saat mereka bertarung pada 17 Januari 2015. Dalam laga itu, Wilder merebut gelar WBC yang sebelumnya disandang Stiverne yang berasal dari Haiti. ***
BERITA TERKAIT: