Pasalnya setelah nyaris terdegradasi dari Championship musim lalu, Wolves telah berkembang menjadi tim kuat di liga kasta kedua di Inggris itu. Setelah diakuisisi oleh investor asal Tiongkok, Fosun International, Wolves langsung berbenah diri dan hasilnya, tim besutan Nuno Espirito Santo itu berhasil menjadi pemuncak klasemen dengan poin 29.
Sementara City saat ini juga berstatus pemuncak klasemen kasta tertinggi, Liga Premier dengan poin 28. Anak asuh Josep Guardiola berhasil menorehkan catatan sempurna, dengan beÂlum pernah kalah. Mereka juga menguasai klasemen Grup F Liga Champions dengan poin sembilan, meninggalkan FCShakhtar Donetsk yang berada di urutan kedua.
Keduanya yang berstatus sebagai pemuncak klasemen, pasti akan berebut dominasi pada laga Rabu nanti. Begitu juga City yang bermain di kandang sendiri, pasti akan menjaga nama besar mereka di hadapan pendukungnya.
Laga kali ini menjadi pertemuan perdana antara kedua tim, setelah Wolves terdegradasi dari Liga Primer pada 2012 lalu. Di masa lampau,
The Citizens berhasil memenangkan lima dari enam laga di semua ajang ketika bertemu dengan Wolves.
Performa anak asuh Pep yang konsisten semakin menambah keyakinan untuk menundukkan Wolves, Rabu nanti. Meski begitu, Pep tak bisa menurunkan Benjamin Mendy yang mengalami cedera dan Vincent Kompany yang kebugaranÂnya masih diragukan untuk tampil pada laga kali ini.
Kemungkinan Guardiola akan menerapkan skema 4-3-3. Dirinya mempercayakan Claudio Bravo untuk menjaga gawang City. Sementara dengan skema ini, maka lini tengah akan jadi titik tumpu permainan. Fernandinho, Yaya Toure dan Ilkay Gundogan akan berkolaborasi mengolah bola agar bisa dialirÂkan ke depan lini pertahanan, untuk memanjakan Gabriel Jesus yang berperan sebagai ujung tombak.
Sementara tim tamu, akan datang ke Etihad, dengan komÂposisi terbaiknya. Santo akan menurunkan Helder Costa dan Ivan Cavaleiro di pos gelandang serang untuk memanjakan Diego Jota di lini serang. ***
BERITA TERKAIT: