Pasalnya walau tim kebanggaannya mengalami kegagalan untuk melaju ke babak final Piala AFF U-18 namun Indra yakin perjuangan Edy Maulana Vikri dan kawan-kawan telah maksimal.
Pada babak semifinal, Garuda Nusantara kalah adu penalti 2-3 dari Thailand dalam laga yang berlangsung di Stadion Thuwunna, Myanmar, Jumat (15/9) sore WIB.
Menurut Indra, walau skuat Garuda Nusantara bermain dengan 10 orang pada babak kedua, timnya tetap memperoleh banyak peluang usai. Kendati demikian tak satupun berbuah gol. Skenario adu penalti pun, sudah mereka persiapkan selama pemusatan latihan di Yogyakarta, dan di Karawaci (Tangerang).
"Minta maaf dan terima kasih banyak atas dukungan masyarakat Indonesia," kata Indra melalui keterangan tertulis kepada wartawan di Jakarta, Jumat (15/9).
Adapun insiden Saddil Ramdhani yang menyikut pemain Thailand, Indra mengaku melihat dari dekat kejadian tersebut. Menurutnya anak asuhnya justru disikut terlebih dahulu dari belakang.
"Saya menyayangkan wasit langsung beri dia kartu merah. Besok kami recovery dan pemain harus istirahat cukup. Pemain sedih karena harusnya pertandingan ini milik kita," demikian Indra.
[san]
BERITA TERKAIT: