Pengguna Jasa Saracen Juga Harus Diungkap

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 02 September 2017, 11:57 WIB
Pengguna Jasa Saracen Juga Harus Diungkap
Ray Rangkuti/Net
rmol news logo . Aparat kepolisian harus mengusut tuntas jaringan sindikat Saracen, yang diduga menyebar kebencian, isu SARA dan informasi hoax lewat media sosial.

Menurut pengamat politik Ray Rangkuti, polisi tidak cukup hanya mengungkap anggota sindikat Saracen saja. Tapi juga para pengguna jasa mereka yang disebut-sebut membayar kelompok itu untuk memproduksi isu SARA atau hoax demi kepentingan politik.

"Harus diungkap siapa yang pernah menggunakan jasa mereka. Itu harus dibongkar habis oleh aparat kepolisian," kata Ray saat dikonfirmasi, Sabtu (2/9).

Dengan begitu, lanjut Ray, masyarakat dapat menilai dan waspada terhadap pihak-pihak yang berpolitik menggunakan isu SARA dan hoax.

"Perlu diungkap sehingga ada warning 'orang ini main politik pakai SARA'," ujarnya.

Ray menberi contoh konkrit isu SARA di Pilkada DKI 2017 lalu. Salah satunya, terkait polemik larangan mensalatkan jenazah pendukung calon petahana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Bahkan spanduk larangan tersebut terpasang dimana-mana.

"Kita sudah lihat bagaimana (suhu politik) di DKI. Terpecahnya masyarakat sedemikian rupakan. Jenazah tidak disalatkan-lah dan sebagainya. Sampai mantan Gubernur yang lumayan bagus juga di penjara gara-gara hal yang seperti itu," jelas Ray. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA