Kemenangan ini membuat reÂkor Lomachenko menjadi 9-1-0 tujuh diantaranya menang KO. Sedang Marriaga menjadi 25-3-0, 21 diantaranya menang KO.
Lomachenko yang merupaÂkan petinju kidal begitu lincah menyerang lawannya. Beberapa kali pukulan petinju asal Ukraina mendapatkan poin cukup banyak.
Alhasil pada ronde ketujuh Marriaga menyerah dan tak mampu melanjutkan pertarunÂgan. Ini merupakan kemenangan ketujuh secara beruntut darn Lomachenko
Andaipun dapat bertahan hingga ronde 12, Marriaga pun tak luput dari kekalahan. Seperti dilansir
boxingnews. com, CompuBox mencatat, Lomachenko mendaratkan 186 dari 534 pukulan, dengan total akurasi 34,8 persen. Sedangkan Marriaga hanya mendaratkan 42 dari 250 pukulan, dengan tingkat akurasi 18 persen.
Adapun kejelian Lomachenko dalam melancarkan pukulan ke bagian penting musuh, tercatat 146 dari 374 tembajan atau sekira 42,1 persen. Sementara Marriaga hanya meluncurkan 40 dari 150 tembakan atau sekira 26,7 persen.
Total sebelum kalah TKO, suÂdah tiga kali Marriaga mencium kanvas. Di wajah Lomachenko tampak darah mengalir yang membuat pendukungnya beremÂpati. Akan tetapi Lomachenko menegaskan hal tersebut tak berarti apa-apa, mengingat itu bagian dari strategi bertahan.
"Tadi saya sempat bertahan. Saya perlu bekerja keras pada pertahanan saya. Itu semua tak mengawatirkan dan aku siap melawan siapapun," tegasnya.
Di laman twitter pribadi miÂlik Lomachenko, @vasylLoÂmachenko mengucapkan rasa terima kasihnya atas dukunÂgan dari semua pendukungÂnya. "Terima kasih buat kalian yang telah mensuport saya. Saya siap untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya," tutur Lomachenko. ***
BERITA TERKAIT: