Setelah dua babak bermain imbang 1-1, yang masing-masÂing dicetak Mario Mandzukic di menit 29 dan Roma membalas lewat Edin Dzeko di menit 74. Alhasil, laga pun berlanjut ke sesi adu pinalti.
Pada eksekusi adu tos-toÂsan ini, penendang pertama I Gialorossi, Marco Tumminello gagal menaklukan Gianluigi Buffon. Empat penendang Roma berikutnya berhasil mengeÂlabuhi Gigi sapaan akrab Buffon. Sayangnya, itu semua tak kuasa membendung lima eksekutor I Bianconeri yang seluruhnya menaklukan Alisson Becker. Kemenangan ini menutup hasil positif Juve selama ICC 2017 berlangsung.
Bagi Juventus, ini adalah kemenangan kedua setelah sebeÂlumnya mengalahkan Paris Saint-Germain dengan skor 3-2. Sementara di pertandingan ICC pertama, Si Nyonya Tua kalah 1-2 dari Barcelona.
Elcapitano Juve, Gigi menÂgaku bangga dengan permainan koleganya yang kian meningkat. "Ini adalah tur Amerika Serikat yang bagus. Penting bagi kami untuk menemukan bentuk perÂforma menjelang dimulainya Seri A," ujar penjaga gawang yang juga kapten tim internaÂsional Italia itu.
Diakuinya, tambah Gigi, perÂcaya dengan kualitas serta loyÂalitas koleganya saat ini. "Kami percaya dengan kemampuan kami. Hal ini yang membuat kami sukses dalam beberapa tahun terakhir ini," tutup kiper gaek berusia 39 itu.
Terpisah, meski kalah coach Eusebio Di Fransisco menilai terjadi peningkatan performa yang dialami skuadnya. "Saya cukup senang lantaran kami fokus pada permainan sampai akhir. Ini adalah aspek yang palÂing penting. Pada akhirnya para pemain menunjukan performa yang lebih baik," katanya seperti dikutip laman resmi klub.
Ketika ditanya adakah hal positif yang kini menyelimuti anak asuhnya? Fransesco menegaskan saat ini hal positif Roma lebih banyak dari negatifnya. “Saya ibaratkan seperti gelas yang hampir penuh,†lanjut pria kelahiran Pescara, Italia itu. ***
BERITA TERKAIT: