Menpora membeberkan, dalam rapat tersebut dibahas pentingnya penerapan sport science dan teknologi sebagai pendukung suksesnya prestasi pada Asoam Games.
"Pada hari ini mengundang Menpora, KONI, Satlak PRIMA, para rektoruntuk kroyokan mempersiapkan pendukung karena saat ini sukses prestasi tidak terlepas dari dukungan sport science dan teknologi, " kata Menpora usai rapat.
Ketiga universitas yang beberapa waktu yang lalu telah ditinjau Menpora, yaitu Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dipandang telah memiliki perangkat dukungan sport science dan teknologi untuk kebutuhan atlet dalam meningkatkan prestasi.
Oleh karenanya setelah rapat ini sebagai tindak lanjut akan segera dibentuk tim yang melibatkan ketiga universitas tersebut untuk memperkuat kerja Satlak PRIMA.
"Dengan memanfaatkan perangkat dan peralatan sport science dan teknologi yang sudah ada di UI, UNJ, dan UPI, selanjutnya akan dibentuk tim untuk memperkuat kerja Satlak PRIMA," lanjut Menpora.
Hadir sebagai peserta rapat Rektor UI Muhammad Anis, Rektor UPI Bandung Furqon, Rektor UNJ Djaali, Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto, Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman, dan Kasatlak PRIMA Ahmad Soetjipto
.[wid]
BERITA TERKAIT: