Saat ini peraih medali emas ganda campuran Olimpiade Rio de Janeiro 2016 bersama Liliyana Natsir itu sedang menjalani proses penyembuhan. "Tontowi mengabarkan ke saya hari Minggu (5/2) sedang mengalami demam. Sementara ini akan diobservasi dan ada tes darah sehingga tidak memungkinkan untuk bertanding. Namun Tontowi tidak diopname," kata dokter PBSI, dr. Michael Triangto keÂpada
Badmintonindonesia.org.
Tontowi/Gloria merupakan unggulan keenam dalam turnaÂmen yang rencananya bakal dihelat di stadion Nimibutr, Bangkok. Dengan mundurnya Tontowi/Gloria, maka skuad ganda campuran pelatnas hanya diperkuat tiga pasangan yaitu Ronald Alexander/Melati Daeva Octavianti, Alfian Eko Prasetya/ Annisa Saufika dan Yantoni Edy Saputra/Marsheilla Gischa Islami.
"Kami mengikuti saran dari dokter. Kalau soal persiapan, menurut saya persiapan Tontowi ke Thailand sudah sangat baÂgus," ujar Richard Mainaky, Kepala Pelatih Ganda Campuran pelatnas PBSI.
Sementara itu, tim Garuda juga akan bersaing berebut gelar dengan 13 negara di Asia Mixed Team Championships 2017 digeÂlar Ho Chi Minh, Vietnam, pada 14-19 Februari mendatang. Ajang ini akan menjadi pertandingan beregu pertama di tahun ini.
Manajer tim, Lius Pongoh optimis, Indonesia bisa menjadi juara grup. "Targetnya saat ini bisa lolos sebagai juara grup dulu. Untuk komposisi pemainÂnya akan ditentukan di sana (Vietnam)," ujar Lius Pongoh, manajer tim Indonesia.
Indonesia menempati Grup B bersama Malaysia dan Sri Lanka. Meski tidak turun dengan kekuaÂtan penuh, Lius optimis bahwa tim bisa melewati lawannya satu per satu. Melihat daftar unggulan dan materi pemain yang diturunkan, tim Indonesia dipatok tembus semifinal. ***
BERITA TERKAIT: