Pebalap muda Indonesia yang akan berlaga di Supersport 300cc, dengan waklnya Ali Adrian. Sang Rider sedang menyiapkan diri jelang seri perdana nanti. Diaa terus mengorek data tenÂtang motor Yamaha YZR - R3 yang akan menjadi tunggangannya nanti. Maklum, Ali dan pembalap lainnya belum pernah menjajal motor pabrikan Jepang tersebut.
"Saya dan tim memutuskan akan menggunakan Yamaha, karena selalu menang di kejuaraan Supersport 300 di Italia. Jadi sudah ada trek rekornya. Saya pun terus cari informasi mengenai motor saya nanti," katanya di kantor Kemenpora, kemarin.
Kompetisi Supersport 300 dikhususkan untuk menemukan talenta dan bakap pebalap muda baru sebagai langkah menuju MotoGP. Motor yang di gunakan pun mesin keluaran Honda CBR 300r (berat minimal 150kg, Kawasaki Ninja 300 (berat minimal 136kg), Yamaha YZR - R3 (berat minimal 140kg), KTM RC390 (berat minimal 136kg). Tidak hanya mesin dan berat motor yang ditentukan, bentuk penampilan motor pun harus sama dengan yang lain.
Joki berusia 23 tahun itu yakin bisa menembus lima besar pada setiap seri. Dia juga ingin menaiki podium pada beberapa seri yang akan dijalani nanti. Ali didukung penuh oleh Pertamina Racing Team dan pelatih David Garcia, yang memiliki sirkuit pribadi di Almeria Spanyol. "Kami bisa latihan di sirkuit tersebut setiap hari. Sehingga bisa maksimal dalam latihan, meraih data dan adaptasi terhadap motor. Semoga target bisa tercapai dan tidak ada kendala disetiap balapan," ungkapnya.
Ali menuturkan, Supersport 300 adalah langkah tepat untuk berkompetisi dengan pebalap internasional sebagai salah satu langkah menuju MotoGP. "Rencana saya hanya semusim di Supersport 300, dalam lima tahun saya ke depan saya harus sudah berada di ajang MotoGP," jelasnya.
Pada musim 2016, Adrian turun pada ajang balap CEV International Championship di kelas Moto2. Adrian memulai kiprahnya dari seri kelima di Circuit de Valencia pada 19-20 November 2016. ***
BERITA TERKAIT: