Wiranto: Asian Games 2018 Pertaruhan Gengsi NKRI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 25 November 2016, 06:58 WIB
Wiranto: Asian Games 2018 Pertaruhan Gengsi NKRI
Wiranto/Net
rmol news logo Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Periode 2016-2020, Wiranto optimistis kesiapan Indonesia menyambut event internasional Asian Games 2018.

Menurutnya, Indonesia yang ditunjuk sebagai tuan rumah, sudah pasti akan mempersiapkan atlet-atletnya untuk tampil maksimal dalam ajang yang juga dikenal sebagai Pesta Olahraga Musim Panas Asia 2018 tersebut. Apalagi ajang tersebut mempertaruhkan gengsi NKRI.

"Soal persiapan Asian Games, ya kita tetap mengincar dan meningkatkan dominasi kita di single putra dan putri. Latihan yang intens terus dilakukan dengan peralatan modern yang terus ditingkatkan metode latihan baru terus kita lakukan. Memang kita sangat mengandalkan dan memacu pemain bulu tangkis yang kita punya saat ini. Soalnya kan tidak mungkin dalam waktu dekat kita cari pemain baru, karena proses latihannya pasti lama lagi," urainya.

Jadi, lanjut dia, pemain putra/putri yang sudah ada terus dipoles untuk bisa merebut prestasi yang lebih banyak, khususnya tingkat internasional baik itu solo ataupun ganda.

Wiranto juga mengapresiasi prestasi yang selama ini telah diraih atlet-atlet Indonesia, khususnya di bidang bulu tangkis. Prestasi yang diukir mereka, menurut dia harus dijadikan energi positif untuk terus meningkatkan kualitas dan prestasi Indonesia.

"Untuk PBSI kita sudah melakukan analisis. Kita bersyukur superseries di Cina kemarin tim Indonesia mendapatkan tambahan medali emas. Tim Cina malah zero medali. Itu artinya superseries kompetisi yang ketat. Tim ganda dan campuran kita berhasil dan makin bagus. Ini menjadi energi yang positif untuk terus bangkit," ujar menteri koordinator politik, hukum, dan keamanan tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Dodi Iswandi secara terpisah menyatakan, untuk menyelaraskan program kerjanya dengan konsep Nawacita yang diusung Presiden Jokowi, pihaknya tengah menjalin kerja sama dengan Tim Pengawalan, dan Pengamanan Pemerintahan, dan Pembangunan Pusat (TP4P) Kejaksaan Agung baik dalam masa persiapan, pelaksanaan serta setelah penyelenggaraan multi event pada Asian Games XVIII tahun 2018.

"Ya, inilah bentuk keseriusan kami dalam menjalankan dan mendorong program pemerintah yang sudah dituangkan dalam konsep Nawacita. Sisi yang lain kami sudah melakukan kerja sama pula dengan BPKP," katanya.

Asian Games 2018 telah diagendakan berlangsung di Indonesia pada18 Agustus 2018 - 2 September 2018. Dua kota terpilih sebagai penyelenggara, yakni Jakarta dan Palembang. Di samping itu juga dipersiapkan beberapa tempat sebagai tuan rumah pendukung di antaranya Jawa Barat, dan Banten.[rus]

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA