"Kita patut berbangga menjadi bagian dari sejarah penting bagi Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI), di mana setelah 20 tahun menanti pada akhirnya kita dapat ikut serta dalam ajang Pesta Olahraga resmi Nasional yaitu PON XIX," tutur komandan Korps Marinir itu dalam amanatnya.
Lebih lanjut, kata Trusono, jika eksibisi ini terselenggara baik maka arung jeram akan menjadi cabor resmi yang dipertandingkan pada PON XX tahun 2020 nanti di Papua.
Eksebisi ini puncak penilaian keberhasilan pembinaan olahraga arung jeram bagi Pengprov FAJI se-Indonesia sekaligus memperkenalkannya kepada seluruh masyarakat Indonesia. FAJI juga ingin masyarakat tahu bahwa cabang olahraga arung jeram layak diperlombakan pada ajang multi event.
Eksebisi arung jeram tersebut berlangsung mulai 15 hingga 21 September 2016 dan diikuti 346 altet yang terdiri dari 58 Tim yaitu 16 Tim R4 Putra, 14 Tim R4 Putri, 16 Tim R6 Putra dan 12 Tim R6 Putri. Masing-masing tim akan memperebutkan 16 medali emas, perak dan perunggu.
Sedangkangkan nomor lomba yang dipertandingkan meliputi Sprint, Head to Head, Slalom dan Down River Race.
[wid]
BERITA TERKAIT: