Pembinaan Atlet Tunagrahita Terkendala SDM dan Dana

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 01 Juli 2016, 05:25 WIB
Pembinaan Atlet Tunagrahita Terkendala SDM dan Dana
imam nahrawi/net
RMOL. Special Olympics Indonesia (SOIna) atau atlet tunagrahita (keterbelakangan mental) kerap luput mendapat perhatian dari pemerintah.

Khususnya terkait kuantitas dan kualitas pembinaan di berbagai pelosok tanah air.

"Ini tantangan yang tidak mudah dalam mewujudkan target tersebut. Ada keterbatasan dalam aspek sumberdaya manusia dan sumber dana," ungkap Menpora Imam Nahrawi dalam keterangan persnya, Kamis (30/6).

Menurut Imam, pembinaan dan pelatihan olahraga khusus bagi penyandang disabilitas intelektual merupakan hal yang cukup vital.

Pasalnya, kebanyakan prestasi yang diraih atlet SOIna bisa mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia.

"Pemerintah dan bangsa Indonesia selama ini bangga terhadap atlet-atlet dan pelatih SOIna. Mereka berprestasi pada berbagai pentas olahraga khusus disabilitas intelektual tingkat regional dan dunia," ungkap Imam.

Demi mengapresiasi prestasi atlet disabilitas, kata Imam, Kemenpora telah mengguyurkan bonus kepada atlet dan pelatih yang mendapatkan medali pada Special Olympics World Summer 2015 di Los Angeles, tahun lalu.

"Ini merupakan penghargaan dan perhatian negara. Saya berharap hal ini dapat dilanjutkan pada tahun mendatang," tutur kader PKB tersebut.

Imam juga berharap, dukungan dari Kemenpora, Kemensos, Kemendikbud dan Kementerian Kesehatan serta masyarakat dalam mengangkat harkat dan martabat penyandang disabilitas intelektual, dapat membuahkan hasil yang membanggakan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Untuk itu, kekuatan dan keunikan dari suatu organisasi sosial seperti SOIna adalah kombinasi dari bentuk kerelawanan, ketulusan, kemampuan, profesionalisme dan kreativitas para pengurusnya.

Khususnya, dalam bekerja dan berkarya membina, mengembangkan, memberdayakan, serta mengangkat harkat dan martabat para penyandang disabilitas melalui olahraga.

Sebelumnya, Imam telah melantik Pengurus Pusat SOIna Periode 2015-2019 di Ruang Sidang Lantai 3 Grha Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Kamis siang.

Dalam pelantikan kepengurusan tersebut, Faisal Abdullah terpilih sebagai Ketua Umum SOIna. [sam]
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA