"Saya kira itu kan ide awal bahwa kita pun di PNS Kemenpora tidak masalah, kita meminta seikhlasnya karena keikhlasan itu mengalahkan segala-galanya daripada dipaksa," kata Imam Nachrowi saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (4/3).
Terpenting kata dia, PNS yang menyumbangkan dananya untuk aksi Rio berlagak di arena formula 1 diberikan dengan ikhlas.
"Diberi persentase sekian tapi tidak ikhlas tentu tidak akan jadi berkah," pungkasnya.
Kebijakan Imam Nachrowi antara lain diprotes anggota Komisi X DPR RI Dadang Rusdiana. Dia menyebut Imam tidak kreatif dalam mencari dana untuk pembalap Rio Haryanto. Sebabnya, ada banyak cara untuk membantu pembalap itu. Tidak harus memotong gaji PNS Kemenpora.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.