Bermain di markas Lakers, Staples Center, pertandingan berlangsung sengit di awal pertandingan. Terbukti, kedua tim memperoleh hasil imbang dengan sama-sama mengemas 21 poin di kuarter pertama.
Memasuki kuarter kedua, Sixers bermain moncer dengan dimotori Jahlil Okafor dengan langsung mengungguli perolehan angka Lakers dengan skor 20-19 di kuarÂter tersebut. Serangan Sixer yang terus-menerus tersebut menyudahi kuarter paruh pertama dengan keÂunggulan tipis 41-40 atas Lakers.
Namun, Laker membalas di kuarter ketiga. Jump shot Louis Williams di awal kuarter itu menandakan kebangkitan Lakers mulai berbalik unggul dengan skor 48-47. Kuarter ini berakhir dengan 62-60 buat keunggulan tuan rumah.
Keunggulan Lakers tersebut tetap terjaga di kuarter pamungÂkas dengan membukukan skor akhir 84-93. Lakers pun meÂmulai 2016 dengan kemenangan kandang.
Hasil tersebut membuat Lakers sedikit memoles cataÂtannya dengan mengemas tujuh kemenangan dan 27 kali kalah, sekaligus menambah rekor kanÂdang dengan baru tiga kali meÂnang dari sembilan pertandingan kandang.
Sementara Sixers yang sempat menyamai rekor start terburuk NBA dengan 18 kekalahan beruntun, kini punya catatan dengan tiga kemenangan dan 32 kali kalah. Jumlah kekalahan itu sejauh ini adalah yang paling banyak di antara tim-tim lain.
Di pertandingan lain, Chicago Bulls berhasil menjaga asa lolos ke babak Playoff dengan menÂgalahkan New York Knicks di kandang mereka. Pada pertandÂingan tersebut, Jimmy Butler berhasil mencatatkan 23 poin dan menjadi yang terbanyak di pertandingan itu.
Sementara itu di Miami, Dallas Mavericks gagal meneruskan tren kemenangan saat bertandang ke kandang Miami Heats. Dirk Nowitzki dan kawan-kawan kalah dengan skor telak, 82-106. Kekalahan ini membuat mereka tertahan di posisi lima klasemen wilayah barat. ***
BERITA TERKAIT: