"Keberhasilan atlet-atlet muda nasional ini menjadi indikasi baik bagi kejayaan olahraga Indonesia. Setelah Indonesia gagal di ajang SEA Games 2015, kini kontingen atlet pelajar menunjukkan taji mereka di level Asia Tenggara. Ini tentu membanggakan dan semoga ini menjadi modal bagi mereka untuk terus meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama bangsa di level kompetisi yang lebih tinggi," kata Menpora Imam Nahrawi mengomentari keberhasilan Kontingen ASG 2015.
Seperti diketahui, pagelaran ASG ke-7 di Brunei Darussalam yang berakhir Kamis (26/11) malam, kontingen Indonesia mengokohkan diri sebagai pemuncak klasemen. Posisi Indonesia tak tergoyahkan di posisi teratas dengan perolehan medali 25 medali emas, 24 perak dan 10 perunggu. Malaysia menempati peringkat kedua dengan 20 emas, 14 perak, 22 perunggu dan Thailand dengan 13 emas, 31 perak, 26 perunggu.
"Semoga hasil ini juga menginspirasi atlet-atlet lain bahwa dengan keyakinan dan semangat juang serta berlatih keras, kita bisa meraih hasil terbaik. Mereka harus terus dibina agar potensinya terus berkembang dan sesegera mungkin dapat bersaing dengan para seniornya untuk mendapatkan tempat di ajang yang lebih bergengsi," tambah Menteri asal Bangkalan, Madura ini yang sempat memberikan semangat kepada para atlet saat menghadiri acara pembukaan ASG 2015 akhir pekan kemarin.
Setelah ASG, lanjut Menpora, akan ada ASEAN Para Games 2015 di Singapura pada awal Desember. Ia berharap kontingen Indonesia kembali meraih kejayaan pada multi ajang olahraga antar atlet difabel se-Asia Tenggara tersebut.
Medali yang direbut Indonesia pada ASG 2015 masing-masing dipersembahkan lewat cabang olahraga atletik (3 emas, 3 perak, 2 perunggu), Badminton (5 emas, 3 perak, 3 perunggu), Golf (2 emas, 1 perak), Pencak Silat (6 emas, 4 perak), Sepak Takraw (1 perak, 1 perunggu) dan Renang (9 emas, 12 perak, 4 perunggu).
[wid]
BERITA TERKAIT: