Adalah Codacons, Asosiasi Koordinasi Perlindungan Pertahanan Lingkungan dan Hak Pengguna Konsumen asal Italia itu yang serius merespons duÂgaan kongkalikong tersebut. Mereka mengajukan gugatan kepada
Federation Internationale de Motorcyclisme (FIM) unÂtuk mendepak Lorenzo dan Marquez.
Mereka dituding melakukan konspirasi sebelum GP Aragon untuk menjegal langkah Rossi jadi juara dunia. Namun hal itui sudah dibantah Lorenzo lewat pernyataan timnya Movistar.
"Codacons mengajukan keÂluhan berdasarkan artikel. 3.1 Peraturan FIM di mana organÂisasi ini meminta sanksi dikeÂnakan kepada pembalap Jorge Lorenzo dan Marc Marquez, sebab sudah melakukan sikap anti-olah raga," demikian bunyi pernyataan resmi
Codacons.
Kabar lainnya yang munÂcul akibat insiden di Sepang, Malaysia itu, Lorenzo bakal dipecat tim Yamaha. Beberapa media Italia memberitakan kemungkinan pebalap berjuÂluk
X-Fuera itu pindah ke tim Honda atau Ducati.
Isu pemecatan Lorenzo berkembang setelah diketahui tak membela Rossi terkait inÂsiden dengan Marc Marquez di Grand Prix Malaysia.
Sementara Marquez, sudah tak mau lagi larut membahas insiden tersebut. Rider berjuluk
The Baby Alien itu hanya ingin memikirkan balapan di kampung halamannya, Valencia Spanyol 8 November mendatang.
"Sekarang aku cuma meÂmikirkan Valencia, menikmati dan memperlihatkan balapan bagus kepada Anda semua. Jadi pekan ini aku akan berlatih keras di rumah," ujar pebalap berusia 22 tahun tersebut dikuÂtip Crash. ***
BERITA TERKAIT: