COTA akan menjadi tempat balapan seri kedua MotoGP yang akan digelar, di Austin, akhir pekan ini. The Doctor pernah punya rekor buruk di sirkuit itu dengan hanya mampu finis keenam dan kedelapan dari dua kali penyelenggaraan.
"Sayangnya Austin bukan sirkuit favorit saya. Meski lintasan di sana tergolong modern dan banyak tikungan panjang yang pastinya akan menyulitkan dan menjadi titik lemah kami," kata Rossi dikutip
Thecheckeredflag, kemarin.
Tapi, balapan akhir pekan ini dipastikan akan berlangsung panas, mengingat masing tim-tim sudah mengetahui kekuaÂtan setelah tampil di Qatar.
Posisi Rossi sebagai pemimpin klasemen umum usai menÂjadi kampiun pastinya akan banyak menjadi incaran para rival. Marc Marquez konon sudah menyiapkan senjata raÂhasia untuk menjinakkan Rossi dan Jorge Lorenzo. Begitu juga dengan duo Ducati, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone yang saat ini namanya tengah naik daun.
"Sekarang persaingan akan makin ketat setelah di Qatar. Kami sudah mencoba mengatasi persoalan di Austin ini. Saya pun ingin kembali naik podium meski dirasa sangat beÂrat, namun saya akan coba."
Prestasi The Doctor di Negeri Paman Sam memang tidak menggembirakan. Dua tahun belakangan ini, dia bahkan gagal menyentuh garis finis di posisi empat besar.
Pada 2013, Rossi hanya beÂrada di posisi keenam. Dan setaÂhun kemudian, hasil buruk kemÂbali dituai setelah hanya mampu finis di tempat kedelapan.
Namun Rossi percaya tiap tim bakal berupaya saling menunjukkan keunggulan di trek favorit masing-masing. Demi tetap bertahan di posisi teratas klasemen kejuaraan dunia, peÂbalap 36 tahun itu pun bertekad bisa mencuri poin sebanyak-banyaknya di trek-trek yang jadi andalan para rival.
"Level antara Honda, Ducati, dan Yamaha ini akan berubah setiap akhir pekan di sirkuit yang berbeda. Karena setiap motor punya titik kekuatan dan keleÂmahan masing-masing." ***
BERITA TERKAIT: