Sementara Lorenzo ingin menÂgulangi kejayaan ketiga kalinya setelah menang pada tahun 2010 dan 2012. Pada ajang perdana 2015 di Qatar akhir pekan nanti duo Movistar Yamaha itu bakal menunjukkan keseriusannya unÂtuk menghentikan petualangan joki Repsol Honda itu.
Target Rossi dan Lorenzo adalah mencegah Marquez menyentuh hattrick mahkota juara di musim ini. Setelah tahun sebelumnya Marquez bisa juara dua kali bertutut di musim ini mereka seakan tak mau kecolongan lagi.
"Sekarang adalah momen yang tepat untuk memulai balaÂpan, kami sudah termotivasi," jelas Rossi di Speed Week.
Tahun lalu, rider berjuluk The Doctor itu finis di belaÂkang Marc Marquez dengan selisih 67 poin. Selain itu, ia sukses menjadi juara di seri San Marino dan Australia, serta enam kali menjadi runner-up di belakang The Baby Alien.
Meskipun tidak lagi muda, Rossi tetap penantang serius di MotoGP tahun ini. Sejak 1996, ia sudah sembilan kali mendapatkan gelar di seluruh kelas (125cc, 250cc, 500cc, dan MotoGP). Kini Rossi mengincar gelar yang kesepuluh. Untuk mencapai target itu otomatis Marquez harus dibiÂnasakan dulu dari sirkuit.
"Ya, saya memikirkan peÂluang mendapatkan itu gelar kesepuluh," ujar pembalap asal Italia itu.
Sementara Lorenzo berambiÂsi memutus rantai keberhasilan Marquez dengan tampil komÂpetitif di musim ini. Sehingga merebut kemenangan pembuka merupakan sesuatu yang pentÂing untuk direalisasikan.
"Di Qatar YZR-M1 biasanya lebih baik. Tapi kami juga selalu mengalami kesulitan terutama menemukan set-up yang ideal. The real game akan dimulai dan kami bakal berjuang keras merebut kemenangan pertama di sana," sahut Lorenzo.
Balapan pembuka sendiri bakal berlangsung di Qatar pada 26-29 Maret 2015. ***
BERITA TERKAIT: