Pasalnya, Middleton menembakkan tiga angka di detik teraÂkhir. Alhasil, Bucks menang tipis 89-88. Padahal, saat 10 detik terakhir Heat memimpin pertandingan 86-88. Dalam momen kritis itu, pemain Bucks Jerryd Bayless memenangi duel udara melawan Michael Beasley dan kemudian mencoba melakukan layup. Tapi, usahanya tak mengÂhasilkan angka.
Beruntung buat Bucks, Zaza Pachulia berhasil mengoper bola liar ke arah Middleton. Tanpa pikir panjang, Middleton langsung menembak dari area tiga poin. Tembakannya masuk keranjang bertepatan dengan bunyi peluit tanda pertandingan berakhir. Bucks pun berbalik menang 89-88.
"Saya tahu waktu terus berdeÂtak. Jadi, saya tahu saya harus menangkap bola dan menembak. Saya tak bisa memikirkan hal lain, tapi cuma menangkapnya dan menembak," kata Middleton, seperti dikutip
ESPN, kemarin.
Bucks kini berada di posisi keenam di Wilayah Timur denÂgan rekor menang-kalah 35-36 dan terus menjaga peluangnya untuk lolos ke playoff. Adapun Heat berada tepat di bawah merÂeka dengan rekor 32-38.
Sementara, Los Angeles Lakers terpaksa mengakui keperkasaan squad Oklahoma City Thunder dengan skor akhir 117-127. Tampil di Chesapeake Energy Arena, Lakers baru ungÂgul dalam dua kuarter pungkas.
Kobe Bryant Cs menang 35-32 di kuarter tiga dan 29-27 di kuarter empat. Sayangnya hasil itu tidak membawa mereka meÂmenangkan pertandingan. Sebab di dua kuarter awal Lakers kalah 27-37 dan 26-31.
Di tempat lain Sacramento Kings bertarung ketat dengan Philadelpia 76ers. Pada akhir pertandingan 76ers ditaklukkan dengan skor 106-107.
Sementara itu Golden State Wariors menang telak atas lawanÂnya, Portland Trail Blazers. Stephen Curry dan kawan-kawan sukses menghajar Blazers 122-108. Curry sendiri mampu mencetak 33 poin di laga kali ini. ***
BERITA TERKAIT: