Seperti diketahui dalam KLB nanti akan dipilih ketua umum (Ketum), Wakil dan anggota
exco PSSI untuk memimpin kepengurusan organisasi sepakbola Indonesia lima tahun ke depan. Hal ini bisa menjadi awal dan perubahan yang lebih baik lagi, mengingat akan ada program dan kegiatan dari PSSI.
"Kami harapkan KLB nanti bisa melahirkan ketum dan pengurus PSSI yang mampu untuk memimpin organisasi, khususnya untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi dari kepengurusan saat ini, khususnya untuk prestasi timnas Indonesia, baik usia muda maupun senior," kata Ketum Basri, Eddy Sofyan di Jakarta.
Ia mengharapkan sosok ketum PSSI terpilih nanti memiliki kriteria yang baik, tidak hanya memenuhi persyaratan, tapi juga memiliki visi misi pembaharuan program sepakbola Indonesia serta mau terbuka untuk menerima kritik serta saran dari anggota maupun masyarakat.
"Ketum PSSI harus memiliki latar belakang yang kuat terhadap sepakbola sehingga paham untuk memiliki tujuan sepakbola ke depannya, ketum juga mampu menciptakan suasana nyaman baik di dalam organisasi PSSI dan juga masyarakat, tetapi juga Ketum nanti siap terbuka dan mau berkomunikasi," jelas Eddy.
Seperti diketahui proses pengembalian formulir yang mencantumkan nama-nama Ketum, wakil dan anggota
exco PSSI oleh para pencalon yang diusung anggota PSSI akan ditutup pada 21 Januari nanti. Semua nama tersebut akan melalui proses verifikasi dokumen, jika lolos nantinya akan disertakan dalam KLB untuk dipilih dihadapan peserta kongres.
"Basri tetap dukung PSSI apapun programnya, khususnya semua hasil KLB, kami akan dukung," tutur Eddy.
[wid]
BERITA TERKAIT: