Berjuang Diakui KONI, Cabang Olahraga Floorball Bakal Populer di Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 28 November 2014, 21:46 WIB
Berjuang Diakui KONI, Cabang Olahraga Floorball Bakal Populer di Indonesia
floorball/net
rmol news logo Cabang olahraga floorball tengah berjuang menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.

Ketua KONI Pusat, Tono Suratman, menerangkan floorball yang berasal dari Swedia sebenarnya bukanlah cabang olahraga baru.

Jika diperhatikan, olahraga tersebut memang mirip dengan olahraga hoki yang lebih populer. Tono menyatakan bahwa peralatan olahraga ini terbuat dari plastik. Cara mainnya pun akan cepat dimengerti oleh masyarakat Tanah Air.

Mulai Jumat (28/11), cabang Floorball mengadakan kejuaraan eksibisi di halaman Kantor Kementrian Pemuda dan Olahraga.

"Di Indonesia, cabang olahraga ini mungkin baru dikenal. Namun pada SEA Games Myanmar lalu, floorball sudah dipertandingkan untuk memperebutkan dua medali emas untuk kategori putra-putri. Sayangnya, Indonesia tidak menurunkannya lantaran organisasinya belum diresmikan," ujarnya.

"Saat ini, sudah ada 12 Pengda (Pengurus Daerah) floorball di Indonesia. Sementara untuk menjadi anggota KONI, cabang olahraga minimal diharuskan membentuk 10 Pengda. Dalam waktu dekat, kami akan membahasnya di KONI," tambah Tono.

Diharapkannya, floorball sudah bisa dipertandingkan meskipun masih dalam bentuk eksibisi, pada PON 2016 dan Asian Games 2018.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB Indonesia Floorball Federation (PB IFF), Raymond Nangoy, menjelaskan bahwa dari 12 Pengda IFF yang telah berdiri, di antaranya adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, dan Sumatera Utara.

"Untuk mempromosikan cabang floorball, kami telah melakukan sejumlah kejuaraan, termasuk Kejurnas yang digelar akhir pekan lalu di Rawamangun, Jakarta," ungkapnya. [ald]
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA