Sementara rekan satu timnya yang juara bertahan di Sepang, Dani Pedrosa terjatuh di putaran kedua dan mengakhiri balapan secara prematur. Tapi, meski MarÂquez yang jawarai seri MaÂlayÂsia, sorakan yang terdengar di sirkuit sepanjang 5,543 km jusÂtru nama pembalap dari Yamaha, Valentino Rossi. Sorakan penonÂton terdengar keras saat Marc Marquez melewati garis finis.
Setelah semua pembalap meÂlintas dan sang jawara melakuÂkan seÂlebrasi, ribuan penonton tuÂrun daÂri tribun dan memadati trek. Posisi di depan podium menÂjadi rebutan penonton yang turun ke jalan. BeÂberapa orang juga nekat naik pagar pembatas. Untuk melihat podium yang berÂada di atas. Saat nama pemenang dibacakan, bukan nama Marquez yang menggema di sirkuit SeÂpang justru nama Rossi. “Rossi, Rossi, Rossi,†teriak penonton yang turun di trek dan di tribun.
Hingga selebrasi selesai, nama Rossi masih juga diteriakkan. Ia pun memberikan lambaian tangÂan kepada para penggemarnya itu. Ternyata tidak hanya ingin menÂdekati podium, tidak sedikit penonton yang berfoto selfie di trek. Meski ribuan penonton meÂrangsek turun ke arena balapan, tidak terjadi kerusuhan dan peÂnonton kembali dengan tertib.
Diketahui Marquez memÂperÂoleh kemenangan ke-12 dan meÂngalahkan duo Yamaha, Rossi, dan Jorge Lorenzo. Marquez meÂnÂgoleksi 337 poin, Rossi 275 poÂin, sedangkan Dani Pedrosa gaÂgal finis setelah dua kali crash meÂngumpulkan 230 poin. KenÂdati demikian Rossi mengaku puas bisa kembali naik ke podiÂum kedua Sirkuit Sepang. Rossi terakhir berada di atas podium Sepang ketika finis pertama pada 2010. GP Malayia 2011 batal diÂgelar menyusul kecelakaan yang menimpa pebalap Italia, Marco SiÂmonceli. Dua tahun berikutÂnya, Rossi finis kelima dan keÂempat.
“Lama sekali sejak saya naik podium, sejak 2010, (padahal) saya suka sekali lintasan ini, jadi sangat disayangkan. Tahun lalu, saya sangat frustrasi karena tertinggal 10 detik dari pebalap di depan dan ini adalah salah satu trek terbaik saya,†aku Rossi seÂperti dilansir Crash, kemarin.
Dalam kesempatan tersebut, pria berusia 35 tahun itu meÂnyaÂdari betul adanya perbedaan anÂtara mesin RC213V milik HonÂda dan YZR-M1 milik Yamaha. Sehingga juara dunia sembilan kali ini tidak mungkin meniru keÂcepatan kuda darat Marc MarÂquez dan Dani Pedrosa. ***
BERITA TERKAIT: