Marquez Menang, Malah Rossi Disanjung

MotoGP Malaysia

Senin, 27 Oktober 2014, 09:15 WIB
Marquez Menang, Malah Rossi Disanjung
Marc Mar­quez dan valentino rossi
rmol news logo Pebalap Repsol Honda dan jua­ra dunia MotoGP 2014, Marc Mar­quez kembali naik ke podi­um teratas setelah menjadi yang tercepat di Sirkuit Sepang, Ma­lay­sia, kemarin. Dengan demi­kian, pebalap Spanyol itu mem­bukukan kemenangannya yang ke-12, sekaligus menyamai re­kor kemenangan milik legenda Mo­toGP, Mick Doohan.

Sementara rekan satu timnya yang juara bertahan di Sepang, Dani Pedrosa terjatuh di putaran kedua dan mengakhiri balapan secara prematur. Tapi, meski Mar­quez yang jawarai seri Ma­lay­sia, sorakan yang terdengar di sirkuit sepanjang 5,543 km jus­tru nama pembalap dari Yamaha, Valentino Rossi. Sorakan penon­ton terdengar keras saat Marc Marquez melewati garis finis.

Setelah semua pembalap me­lintas dan sang jawara melaku­kan se­lebrasi, ribuan penonton tu­run da­ri tribun dan memadati trek. Posisi di depan podium men­jadi rebutan penonton yang turun ke jalan. Be­berapa orang juga nekat naik pagar pembatas. Untuk melihat podium yang ber­ada di atas. Saat nama pemenang dibacakan, bukan nama Marquez yang menggema di sirkuit Se­pang justru nama Rossi. “Rossi, Rossi, Rossi,” teriak penonton yang turun di trek dan di tribun.

Hingga selebrasi selesai, nama Rossi masih juga diteriakkan. Ia pun memberikan lambaian tang­an kepada para penggemarnya itu. Ternyata tidak hanya ingin men­dekati podium, tidak sedikit penonton yang berfoto selfie di trek. Meski ribuan penonton me­rangsek turun ke arena balapan, tidak terjadi kerusuhan dan pe­nonton kembali dengan tertib.

Diketahui Marquez mem­per­oleh kemenangan ke-12 dan me­ngalahkan duo Yamaha, Rossi, dan Jorge Lorenzo. Marquez me­n­goleksi 337 poin, Rossi 275 po­in, sedangkan Dani Pedrosa ga­gal finis setelah dua kali crash me­ngumpulkan 230 poin. Ken­dati demikian Rossi mengaku puas bisa kembali naik ke podi­um kedua Sirkuit Sepang. Rossi terakhir berada di atas podium Sepang ketika finis pertama pada 2010. GP Malayia 2011 batal di­gelar menyusul kecelakaan yang menimpa pebalap Italia, Marco Si­monceli. Dua tahun berikut­nya, Rossi finis kelima dan ke­empat.

“Lama sekali sejak saya naik podium, sejak 2010, (padahal) saya suka sekali lintasan ini, jadi sangat disayangkan. Tahun lalu, saya sangat frustrasi karena tertinggal 10 detik dari pebalap di depan dan ini adalah salah satu trek terbaik saya,” aku Rossi se­perti dilansir Crash, kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, pria berusia 35 tahun itu me­nya­dari betul adanya perbedaan an­tara mesin RC213V milik Hon­da dan YZR-M1 milik Yamaha. Sehingga juara dunia sembilan kali ini tidak mungkin meniru ke­cepatan kuda darat Marc Mar­quez dan Dani Pedrosa. ***
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA